Thursday, 8 July 2021

Kenapa Pesawat Bisa Terbang? Ini Penjelasannya!

Dilansir kompas.com, sistem kerja pesawat menggunakan empat macam gaya. Di antaranya gaya angkat (lift), untuk mengangakat pesawat ke atas, gaya gravitasi menciptakan bobot dan membuat pesawat tetap di tanah, gaya hambat (drag), menghambat pesawat maju ke depan, gaya dorong (thrust), dihasilkan dari mesin pesawat yang membuat pesawat maju.

 
Pesawat yang terparkir dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan gaya lain yang tercipta dari molekul udara. Untuk bisa terbang, pesawat menggunakan gaya angkat yang lebih besar dibandingkan gaya gravitasi.
 
Serta ditambah gaya dorong dari mesin pesawat yang membuat pesawat melaju dengan kecepatan tertentu. Dengan gaya angkat dan gaya dorong menghasilkan gaya aerodinamik pada sayap. Bentuk sayap yang agak melengkung, memungkinkan bagian bawah pesawat terkena gaya lebih besar dari bagian bawah pesat.
 
Hal tersebut karena adanya aliran udara dengan kecepatan berbeda di bagian atas dan bawah pesawat. Aliran udara yang melewati sayap melengkung membuat udara terdorong ke bawah. Kemudian menimbulkan reaksi daya dorong ke atas dengan besaran yang sama. Di situlah hukum Newton III tentang aksi dan reaksi timbul.

Kesimpulan:
Klaim peswat bisa terbang karena bantuan jin adalah salah. Faktanya, pesawat bisa terbang karena menggunakan gaya angkat yang lebih besar dibandingkan gaya gravitasi.
 
Informasi ini jenis hoaks misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.

Referensi:
1.https://www.kompas.com/skola/berita/120000969-kenapa-pesawat-bisa-terbang?page=all
2.https://www.youtube.com/watch?v=cblYWj-EgZg
3.https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/xkEyWqek-cek-fakta-pesawat-bisa-terbang-karena-di-bawahnya-ada-jin-ini-faktanya

Thursday, 10 June 2021

Perbedaan Endemi, Epidemi, dan Pandemi

Hingga tahun 2021, pandemi COVID-19 masih menerjang Indonesia. Kasus pertama kali COVID-19 terjadi di Wuhan, China pada 2019. Lalu, kenapa COVID-19 dikatakan pandemi?

Apa yang Membedakan antara Ketiganya?

Pada penyebaran suatu penyakit, ada beberapa tingkatan yang terjadi. Penyakit endemi berkembang menjadi epidemi. Jika penyebarannya meluas hingga seluruh dunia, maka itu disebut pandemi. World Health Organization (WHO) memutuskan COVID-19 sebagai pandemi global pada 11 Maret 2020. Namun, berjalan satu tahun, penyebaran COVID-19 masih belum berhenti. Pernyataan terbaru dari WHO bahwa COVID-19 sebagai penyakit endemik. Oleh karena itu, penyakit ini akan terus ada dan tidak sepenuhnya hilang.

Pengertian Endemi

Endemi adalah penyakit yang muncul dan menjadi karakteristik di wilayah tertentu, misalnya penyakit malaria di Papua. Contoh penyakit lainnya di Indonesia yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini akan selalu ada di daerah tersebut, namun dengan frekuensi atau jumlah kasus yang rendah.

Pengertian Epidemi

Epidemi terjadi ketika suatu penyakit telah menyebar dengan cepat ke wilayah atau negara tertentu dan mulai memengaruhi populasi penduduk di wilayah atau negara tersebut. Contoh penyakitnya ada Virus Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) pada 2019, flu burung (H5N1) di Indonesia pada 2012, SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) pada tahun 2003, penyakit Ebola di Negara Afrika.

Pengertian Pandemi

Pandemi adalah wabah penyakit yang terjadi serempak dimana-mana, meliputi daerah geografis yang luas (seluruh Negara/benua). Dengan kata lain, penyakit ini sudah menjadi masalah bersama bagi seluruh warga dunia. Contoh penyakit pandemi: HIV/AIDS dan COVID-19. Influenza juga dahulu pernah menjadi penyakit kategori pandemi dan menyebar seluruh dunia.


Sumber: http://ners.unair.ac.id/site/index.php/news-fkp-unair/30-lihat/808-bedanya-endemi-epidemi-dan-pandemi


Wednesday, 2 June 2021

Inilah Perbedaan Vaksin Sinovac dan AstraZeneca!

Perbedaan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac

Perbedaan yang paling mendasar teridentifikasi dari kandungannya. Vaksin Sinovac menggunakan virus tidak aktif (inactivated virus), sedangkan vaksin AstraZeneca menggunakan vektor adenovirus simpanse.

Adapun perbedaan lain dari kedua vaksin ini, antara lain:


1. Jadwal pemberian vaksin

Perbedaan pada jadwal pemberian vaksin pertama dan kedua. Untuk AstraZeneca, jaraknya adalah 8–12 minggu, sedangkan Sinovac jaraknya 2–4 minggu.

Meski demikian, dosis yang direkomendasikan oleh WHO untuk kedua vaksin ini adalah sama, yaitu 0,5 ml untuk setiap kali suntik dan diberikan sebanyak 2 kali untuk setiap orang.

2. Penyimpanan dan distribusi vaksin

Untuk vaksin AstraZeneca, maksimal lamanya penyimpanan adalah 6 bulan di dalam lemari pendingin dengan suhu 2–8 derajat Celsius.

Jika dikeluarkan dari lemari pendingin, vaksin ini dapat bertahan pada suhu 2–25 derajat Celsius selama maksimal 6 jam. Vaksin ini tidak boleh dibekukan dan harus digunakan dalam waktu 6 jam setelah dibuka.

Sementara itu, vaksin Sinovac bisa disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu 2–8 derajat Celsius dan dapat bertahan hingga 3 tahun. Vaksin ini juga harus terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

3. Efektivitas vaksin

Perbedaan vaksin AstraZeneca dan vaksin Sinovac selanjutnya terletak pada nilai efikasi atau efektivitasnya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa efektivitas vaksin AstraZeneca dalam mencegah COVID-19 adalah 76%, sedangkan vaksin Sinovac sebesar 56–65%.

Meskipun ada perbedaan dari segi efektivitasnya, baik vaksin AstraZeneca maupun Sinovac terbukti dapat menurunkan risiko munculnya gejala berat COVID-19, mencegah perburukan kondisi, dan mempersingkat durasi rawat inap apabila terinfeksi virus Corona.

4. Efek samping vaksin

Efek samping vaksin AstraZeneca dan Sinovac secara umum sama, yaitu nyeri di lokasi suntikan. Selain itu, ada beberapa efek samping yang juga dapat muncul, yaitu:

  • Rasa lelah
  • Diare
  • Nyeri otot
  • Demam
  • Sakit kepala

Efek samping ini bersifat ringan dan dapat hilang dalam 1–2 hari. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengonsumsi paracetamol, ibuprofen, aspirin, atau antihistamin, sesuai efek samping yang dirasakan.

Namun, jangan mengonsumsi obat-obatan tersebut sebelum vaksinasi dengan tujuan untuk mencegah efek samping.

Meskipun jarang, bisa juga muncul beberapa efek samping vaksin yang tergolong berat, di antaranya:

  • Peradangan di sekitar sumsum tulang belakang
  • Anemia hemolitik
  • Demam tinggi

Jika Anda mengalami efek samping berat setelah menerima vaksin COVID-19, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Terlepas dari risiko terjadinya efek samping tersebut, vaksin AstraZeneca dan Sinovac telah dinyatakan memenuhi standar internasional oleh WHO, baik dalam proses pembuatan, keamanan, maupun efikasinya.

Oleh karena itu, jika Anda telah mendapatkan giliran untuk mendapat vaksin COVID-19, apa pun jenis vaksinnya, segeralah lakukan vaksinasi. Semakin cepat semua orang mendapatkan vaksin, semakin cepat pula pandemi ini usai.

Wednesday, 28 April 2021

Kenapa Internet di Indonesia Lemot? Ini Alasannya!

Halloo KePower! pasti banyak diantara kalian yang emosi karna internet lemot banget. Lagi main Mobile Legend eh ngelag gara-gara internet lemot, bikin emosi bgt gasi? Lagi kelas online lewat zoom tiba-tiba videonya diem sendiri, jadii kesel ga si ketinggalan materi?

Di zaman yang serba digital ini, internet gabisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Pasti setidaknya dalam sehari kita buka media sosial buat update status xixi. Apalagi kalo ada promo shoppe atau tokopedia, harus banget tuh kita seharian mantengin hp buat liat barang-barang murah yang lagi promo supaya ga kehabisan. Tapi kendala internet di Indonesia itu lemot banget, kenapa ya? yuk simak alasannya!

Koneksi Internet yang Cepat Membutuhkan Infrastruktur yang Mahal

Sebuah perusahaan penyedia jasa internet membutuhkan dana yang besar untuk membangun infrastruktur, mulai dari tiang pemancar hingga kabel fiber optik. Belum lagi area jangkauan di Indonesia pun sangat luas, sehingga biaya yang harus dikeluarkan juga semakin banyak.

Bentuk Geografis Indonesia

Selain wilayah dan jangkauan Indonesia yang luas, infrastruktur pun perlu dibangun dengan melewati tantangan geografis Indonesia yang beraneka ragam. Dari sabang sampai merauke terdapat banyak pulau, hutan rimba, dan penggunungan yang menjulang tinggi.

Kalau kepower tinggal di kota besar, kalian masih beruntung dan besyukur bisa menikmati internet yang ada. Namun, beda hal lagi kalo kalian tinggal di pedalaman, mungkin kalian akan kesulitan dalam mengakses internet dikarenakan infrastuktur yang belum memadai dan terhalangnya jaringan karena bentuk geografis yang menghalanginya.

Pengguna Internet di Indonesia Terbesar Kelima di Dunia

Dilansir dari Internet World Stats, pengguna internet Indonesia ada sebanyak 143.260.000 terhitung 31 Desember 2017. Dengan jumlahnya yang mencapai ratusan juta tersebut, Indonesia menjadi negara terbesar kelima yang mengakses internet.

Akses internet sendiri memiliki sistem berbagi. Semakin banyak pengguna internet dalam suatu wilayah, semakin rendah juga kecepatannya.

Baca juga pengetahuan dan info kampus di Dunia Kampus.

Saturday, 24 April 2021

Bumi Bulat atau Datar? Ini Alasannya!

Hai KePower! pasti para kepower bertanya-tanya, Bumi Bulat atau Datar si? sampe rame tuh diberbagai media sosial yang berdebat memberikan jawabannya xixixi. Banyak orang di dunia mempertanyakan apakah bumi bulat atau datar? Pertanyaan ini seharusnya mudah untuk dijawab karena dari Sekolah Dasar kita sudah diajarkan materi tentang Gravitasi Bumi.

Bumi itu bulat! Singkatnya, bumi dan planet yang ada di alam semesta ini terbentuk dari tabrakan benda-benda luar angkasa dan saling menyatu. Tabrakan dan proses saling menyatu terjadi karena adanya gaya tarik gravitasi. Lalu apa itu Gravitasi? Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang memiliki massa atau bobot di semesta. Oleh karena itu, setiap benda, makhluk dan apapun yang memiliki massa di dunia ini pasti memiliki gravitasi.

Pembentukan Bumi

Bumi terbentuk pertama kali pada 4,5 milyar tahun yang lalu. Material gas dan debu ini bermula sejak adanya ledakan besar di alam semesta. Kemudian, gas dan debu perlahan menyatu secara bertahap. Lalu, gas dan debu berotasi karena adanya gravitasi hingga membentuk sebuah bulatan, hingga akhirnya terbentuk lah Bumi. Seiring berjalannya waktu, bumi menjadi sebuah planet yang solid. Namun, mengapa bumi itu bulat?

Jawabannya, karena lingkaran adalah bentuk yang paling efisien bagi setiap material untuk saling tarik-menarik. Secara natural, bentuk bumi pasti bulat bukan datar. Bentuk bumi bulat ini berasal dari massa besar, seperti gas dan debu yang dimiliki bumi dan ditarik oleh gerakan gravitasi.

Namun, tidak semua benda berbentuk bulat. Pohon, mobil, orang tidaklah bulat. Mengapa demikian? karena besaran massa mereka tidaklah sebesar bumi. Maka dari itu, gaya gravitasi mereka juga tidak sebesar bumi. Sama halnya dengan asteroid yang jarang berbentuk bulat, hal ini dikarenakan tarikan material gravitasi asteroid tidak sebesar bumi. Oleh karena itu, bentuk bulat menjadi salah satu syarat bahwa objek langit itu dapat disebut planet atau tidak.

Hal terpenting yang perlu diperhatikan setelah membaca artikel ini adalah tidak menyamaratakan semua objek yang berbentuk bulat memiliki gravitasi yang kuat. pelu dilihat perspektifnya. Jadi, jangan disalahkan jika bakso dan bola disangka mempunyai tarikan gravitasi yang besar, hanya karena bentuk mereka yang bulat.

Membangun Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0

Hallo Kepower dan Sobat Kampus yang mampir di blog saya! Hari ini saya akan membagikan essay mengenai Cara Membangun Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0, yuk simak penjelasannya...

Pendahuluan

Saat ini dunia berada di era revolusi industri 4.0 yang telah mengubah cara hidup masyarakat, bekerja, dan berhubungan satu sama lain. Era revolusi industri 4.0 mengedepankan pengembangan teknologi digital, semua pengaruh digital sudah mengubah pola perilaku manusia khususnya di bidang ekonomi. Semua sektor di Indonesia mengalami transformasi digital, tak terkecuali sektor ekonomi. Dengan mengadopsi teknologi digital, semua transaksi ekonomi berjalan dengan mudah dan cepat.

Ekonomi digital adalah aspek ekonomi yang berbasiskan pada pemanfaatan dan pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi digital. Saat ini ekonomi digital sedang berkembang pesat seiring dengan besarnya potensi pasar. Ada lima teknologi  paling potensial yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, yaitu Mobile Internet, Big Data, Internet of Things, Automation of Knowledge, dan Cloud Technology. Bagi para wirausaha, kelima hal ini sangat penting untuk diperhatikan.

Isi

Kewirausahaan digital atau digital entrepreneurship adalah kewirausahaan yang memanfaatkan transformasi digital dalam bisnis dan masyarakat. Munculnya kewirausahaan teknologi digital telah memberikan dampak yang luar biasa di dunia. Usaha digital yang dibangun melalui jejaring internet seperti Google, Facebook, atau Microsoft telah mengubah dunia dan membentuk pola komunikasi tanpa sekat geografis. Digitalisasi juga berdampak terhadap pengembangan wirausaha baru, potensi pengembangan usaha baru meningkat karena adanya peluang digitalisasi cabang usaha dan mengubah usaha dari offline menjadi online.

Pengertian dari Wirausaha digital itu sendiri adalah fenomena yang muncul melalui perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Usaha yang dikembangkan juga berbasis elektronik, yaitu melakukan penjualan dan pembayaran transaksi secara online. Hal ini banyak menarik minat para pebisnis milenial khususnya di perguruan tinggi.

Dalam suatu negara, keberadaan dan jumlah wirausaha menjadi penting adanya, karena jumlah wirausaha selalu dijadikan sebagai indikator tingkat kemajuan negara. Sebagai acuan kemajuan ekonomi suatu negara, minimal sebanyak 2 persen dari jumlah penduduk di suatu negara berprofesi sebagai wirausaha. Munurut data, Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 268 jutaan jiwa, maka kurang lebih harus memiliki 5,3 juta orang Indonesia berprofesi sebagai wirausaha.

Negara Indonesia sangat berpotensi dalam menumbuhkan dan mengembangkan wirausahawan baru. Berdasarkan data statistik bawha pada tahun 2030, Indonesia diperkirakan memiliki penduduk berusia produktif sebanak 60 persen, dengan 30 persen-nya merupakan penduduk muda yang potensi menjadi seorang wirausahawan.

Potensi menjadi seorang wirausahawan dapat dengan mudah terealisasi karena banyaknya peluang bisnis yang ada, seperti harga internet di Indonesia termurah kedua,  pengguna media sosial terbanyak dan 78% pengguna internet di Indonesia melakukan pembelian secara online, populasi pengguna setiap tahun meningkat dikarenakan harga HP murah ,dan munculnya berbagai financial service yang ditawarkan (gojek, ovo, shoppepay, dll). Gaya hidup digital yang berkembang dewasa ini sangat mendorong berkembangnya stratup (gojek, traveloka, bukalapak, dll) dan memberikan kemudahan untuk akses pasar produk Usaha Mikro, kecil dan Menengah (UMKM).

Namun, untuk menjadi seorang wirausaha digital diperlukan pemahaman mengenai tantangan dan peluang yang harus dihadapi. Adapun tantangan yang harus dihadapi, yaitu:

1. Kecepatan

Masyarakat saat ini menuntut produk dan layanan yang serba cepat serta praktis. Jika pemilik bisnis tidak dapat memenuhi keinginan ini, konsekuensinya bisnis akan ditinggalkan oleh konsumen secara perlahan. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan pemanfaatan aplikasi jasa pengantar dan aplikasi keuangan untuk bertransaksi secara mudah dan cepat.

2. Sumber Daya Manusia

Sebuah bisnis yang ingin berjalan secara profesional dan berkembang membutuhkan SDM yang mencukupi, berkualitas, dan adaptif terhadap teknologi. Dengan adanya kemajuan teknologi ini, bukan hanya penambahan alat teknologi saja melainkan juga diperlukan karyawan yang paham dalam mengoperasikan dan memanfaatkan teknologi yang ada. Maka dari itu, diperlukannnya pelatihan karyawan untuk mengupgrade keilmuan tentang penggunaan teknologi tersebut.

3. Persaingan yang semakin tinggi

Teknologi canggih mampu mengintegrasi saluran bisnis sehingga dapat dilakukan tanpa batasan ruang dan waktu. Efeknya, sebuah bisnis bisa menjalin kerja sama dengan bisnis lain di belahan dunia mana saja. Dan tentu saja, sebuah bisnis juga mendapatkan kompetitor dari berbagai bisnis lain di belahan dunia mana saja pula. Jika tidak dibarengi dengan inovasi yang terus menerus, maka bisnis akan tertinggal dari kompetitor. Selain itu, tantangan lain, yaitu bagaimana caranya untuk bersaing secara sehat. Jika mampu bersaing dengan sehat, maka akan terbentuk iklim yang baik dalam bisnis.

4. Masyarakat yang dinamis

Hal ini merupakan tantangan yang harus diatasi untuk mendapatkan customer yang loyal dan menjangkau pasar yang luas. Keinginan, selera, kebutuhan, masyarakat akan cepat berubah, untuk itu wirausahawan harus bisa beradaptasi lalu berinovasi terhadap kedinamisan masyarakat.

Untuk bisa bertahan dan berkembang di dunia digital ini, Wirausahawan digital harus mempunyai skill tertentu atau kemampuan yang dapat menunjang keberhasilan bisnis digitalnya. Lalu, apa saja skills yang harus dimiliki oleh wirausahawan di era digital ini?

1. Berpikir Kreatif dan inovatif

Memiliki kemampuan berpikir cepat, kreatif dan inovatif  akan lebih mudah dalam menghadapi dan mengendalikan perubahan bisnis, serta mempercepat dalam menemukan solusi dari setiap kendala dan perubahan yang dihadapi.

2. Kemampuan beradaptasi

Pengusaha diharapkan mampu beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi dan trend yang ada. Persaingan yang ketat pun menjadi salah satu faktor mengapa pengusaha harus bisa beradaptasi.

3. Kemampuan berkomunikasi

Seorang wirausahawan atau pengusaha harus dapat berkomunikasi dengan baik agar promosi produk kepada pelanggan maupun pembicaraan bisnis dengan investor dapat dilakukan dengan baik.

4. Kemampuan Menganalisis

Kemampuan dalam hal ini adalah pengusaha mampu dalam membaca situasi yang sedang terjadi dan memprediksi yang akan terjadi kedepannya. Kemampuan analisis ini sesuai data dan fakta yang ada dalam suatu big data perusahaan

5. Technical

Pengusaha dituntut untuk mengerti dan memahami teknologi dan pemanfaatannya. Pengusaha diharapkan untuk bisa mengoperasikan aplikasi, website, perangkat lunak komputer, media sosial, dan aplikasi jual-beli online. Hal ini diharapkan untuk bisa menjangkau target pasar yang lebih luas.

6. Kemampuan mendesain

Soft skills ini sangat menguntungkan pengusaha untuk mepromosikan usahanya agar lebih menarik. Desain yang menarik diharapkan mampu menjangkau lebih banyak minat pembeli terhadap suatu barang/ jasa yanng kita tawarkan.

7. Networking

Kemampuan untuk menciptakan dan menjaga relasi juga patut dimiliki oleh wirausahawan. Semakin luas jaringan relasinya maka semakin kuat pondasi bisnisnya. Dengan jaringan yang luas dapat berimbas kedalam proses promosi, pencarian investor, supplier, mitra, dll.

Kesimpulan

Kewirausahaan digital atau digital entrepreneurship adalah kewirausahaan yang memanfaatkan transformasi digital dalam bisnis dan masyarakat. Usaha yang dikembangkan juga berbasis elektronik, yaitu melakukan penjualan dan pembayaran transaksi secara online. Pentingnya keberadaan wirausaha dijadikan sebagai indikator dan acuan kemajuan ekonomi pada suatu negara. Minimal 2 persen dari populasi masyarakat pada suatu negara diharapkan menjadi seorang wirausahawan

Banyaknya peluang bisnis yang ada di Indonesia diharapkan dengan mudah memunculkan banyak wirausahawan digital yang handal pada bidangnya masing-masing. Namun, dalam membangun suatu usaha pasti ada tantangan dan hambatan yang harus dihadapi. Tantangan yang harus dipahami seorang wirausahawan digital adalah Kecepatan, Sumber Daya Manusia, Persaingan yang semakin tinggi, dan masyarakat yang dinamis.

Menjadi seorang digital entrepreneur diperlukan kemampuan tertentu atau skills yang dimiliki untuk dapat mengembangkan usahanya. kemampuan tersebut adalah Berpikir kreatif dan inovatif, kemampuan beradaptasi, kemampuan berkomunikasi, kemampuan menganalisis, Technical, Networking, dan kemampuan mendesain.

Maka dari itu, Mata kuliah Kewirausahaan bertujuan untuk memunculkan wirausahawan digital muda yang dapat bersaing secara global dan memajukan perekenomian Indonesia.

Referensi:

Totoh, Asep. (2020, Oktober 29). Wirausaha Digital Milenial. Diakses pada 17 Maret 2021, dari https://www.google.co.id/amp/s/m.kumparan.com/amp/asep-totoh/wirausaha-digital-milenial-1uTzOO83Wjy

Mekari. 2020. Kenali Peluang & Tantangan Bisnis di Era Digital Saat Ini. Diakses pada 17 Maret 2021, dari https://www.jurnal.id/id/blog/kenali-peluang-dan-tantangan-bisnis-di-era-digital/

Youtube Dedi Purwana Channel – Wirausaha Digital itu keren! #1 

Youtube Dedi Purwana Channel – Wirausaha Digital itu keren! #2 

Maka dari itu, Mata kuliah Kewirausahaan bertujuan untuk memunculkan wirausahawan digital muda yang dapat bersaing secara global dan memajukan perekenomian Indonesi

Ternyata Ada Hewan yang Lebih Besar dari Gajah! 3 Hewan Terbesar di Dunia

 Helloo KePower! Pasti tauu dong, ada makhluk hidup lain yang hidup di dunia ini selain manusia. Tentu saja yang sering kita temui dan pelihara adalah Hewan. Makhluk hidup ini pasti mempunyai ukuran yang berbeda- beda, ada yang kecil bangett sampai tidak terlihat dengan mata telanjang saja, harus menggunakan mikroskop. Ada jugaa yang besar sekali, bisa bisa 1000 kali lipat dari ukuran normal manusia.

Hewan Terbesar di Indonesia dan dunia kebanyakan merupakan warisan dari zaman pleistosen. Ini merupakan periode sekitar 1,8 juta tahun yang lalu. Contoh binatang terbesar di bumi misalnya Mamoot (mammuthus primigenius) yang merupakan nenek moyang gajah. Namun, binatang- binatang besar jutaan tahun lalu di dunia sudah menjadi fosil saja.

3 Hewan Terbesar di Dunia

Paus Biru

Hewan terbesar di dunia sepanjang nyata sejarah kehidupan adalah spesies Paus Biru. Binatang yang paling besar dan masih hidup ini berukuran sekitar 180 ton dan panjang hingga 30 meter. Lidah paus biru sendiri dapat memiliki bobot seberat tubuh gajah hidup. Sedangkan hati mereka dapat seberat mobil. Untuk bayi paus biru ini setiap harinya meminum air sebanyak 225 liter. Wow! ga kebanyang kan gimana besarnya hewan ini.

Gajah Afrika

Selanjutnya Hewan terbesar yang masih hidup adalah Gajah Afrika. Hewan ini disebut sebagai binatang darat terbesar di bumi yang masih hidup. Binatang ini hidup di Benua Afrika. Memiliki berat mencapai 6,350 kg , panjang hingga 10,6 meter, dan tinggi bahu sekitar 4,2 meter. Gajah Sumatera hanya setengah hingga dua pertiga dibandingkan dengan Gajah Afrika. Namun, populasi gajah ini menurun setiap tahunnya yang diakibatkan oleh perburuan ilegal. Upaya konservasi terus ditingkatkan untuk mencegah kepunahan hewan darat terbesar ini.

Beruang Coklat

Beruang Coklat merupakan salah satu satwa liar karnivora paling besar yang masih hidup hingga sekarang. Hewan ini memiliki berat hingga 1 ton lebih dan tinggi mencapai 3 meter. Hidup di kutub, datang ke Alaska diperkirakan sekitan 100 ribu tahun yang lalu. Hingga tahun 2012, populasi satwa langka ini diperkirakan masih ada sekitar 200 ribu ekor.

Baca juga pengetahuan dan info kampus di Dunia Kampus.

Kenapa Pesawat Bisa Terbang? Ini Penjelasannya!

Dilansir  kompas.com , sistem kerja pesawat menggunakan empat macam gaya. Di antaranya gaya angkat (lift), untuk mengangakat pesawat ke atas...