Thursday, 18 March 2021

5 Fase Kemajuan Teknologi dari Masa ke Masa

 Hallo kePowerr! pasti setiap pagi barang yang dicari pertama kali adalah Handphone. Cek Hp untuk ngeliat jam berapa dan update status deh "baru bangun" xixixi

Selain itu sekarang mau makan tinggal pesan lewat Hp, kalo zaman dulu mana ada. Yang ada kalo laper harus jalan ke pasar dulu beli bahan baku untuk dimasak, trus masak sendiri deh. Semua kegiatan sekarang sangat mudah, praktis, dan cepat. Mau beli barang aja tinggal buka Hp - checkout - bayar - barang dateng sendiri. Semua kegiatan bisa kita lakukan lewat sebuat Hp yang terhubung jaringan internet.

Dalam pembahasan yang disampaikan lewat sesi AdAsia 2017 yang bertemakan "Merge: Closing the Gap Between Humans and Technology" yang dibawakan perusahaan PHD.

Menurut Chris Stephenson, Head of Strategy and Planning PHD Asia Pacific, dalam waktu dua dekade lagi teknologi akan mengambil berbagai bentuk yang lebih banyak dari sekarang. Bahkan, ia bisa saja hadir di dalam otak manusia.

"Mesin akan semakin cerdas, kecerdasan buatan akan ada di sana sini, sampai akhirnya kita mencapai titik di mana teknologi dan kemanusiaan benar-benar bergabung menjadi satu inti," ujarnya.

Chris mengungkapkan alur waktu perkembangan teknologi dari masa ke masa. Adala lima fase teknologi yang disampaikan, sampai akhirnya manusia dan teknologi akan bergabung menjadi satu kesatuan yang inti. Berikut penjelasannya!

Fase I - Surfacing (1950-1995)

Pada fase pertama, manusia diperkenalkan lewat teknologi dengan cara paling sederhana. Di era 1980-an, Personal Computer (PC) muncul. Menjelang awal 1990-an, adopsi internet mulai menyebar. Pengguna early adopter ini pun memanfaatkan akses internet untuk mengakses lebih banyak informasi.

Fase II - Organizing (1990-2015)

Fase yang baru saja berakhir pada 2015 lalu. Fase ini adalah fase di mana pengakses teknologi 'mengatur' (Organize) informasi dari internet dan membuatnya bisa diakses secara global dan berharga secara universal. Dengan demikian, hadirlah smartphone, perangkat yang menawarkan akses lebih cepat dan mudah, serta mendekatkan penggunanya.

Fase III – Extracting (2010-2025)

Saat fase II berlangsung, fase ketiga juga terjadi di awal 2010. Bedanya, fase tersebut berperan penting dalam proses penggabungan teknologi dengan manusia. Era ini merepresentasikan pendewasaan website. Mesin pencarian menjadi lebih pintar, penetrasi smartphone semakin meluas, konektivitas lebih cepat dan unggul di banyak wilayah dunia.

Pada fase ini juga, terjadi perkembangan machine learning yang dramatis. Di sini, manusia tak hanya mengatur akses informasi, tetapi juga mengekstrak arti baru dari perluasan teknologi itu sendiri, mereka terbiasa dengan sistem operasi, perangkat pintar, Internet of Things, kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence) dan asisten virtual.

Fase IV – Anticipating (2020-2035)

Pada 2020, fase baru muncul di mana perluasan teknologi menjadi manifestasi ide yang memiliki dampak besar. Pada fase ini, kecerdasan buatan dan deep learning menjadi lebih baik, teknologi mulai ‘mengerti’ apa yang manusia inginkan baik secara konteks.

Asisten virtual, chatbots, akan lebih mengambil peran pada fase ini. Pengakses teknologi disini akan mengantisipasi dampak yang terjadi, mereka harus terbiasa dengan penggunaan asisten virtual dan chatbots.

Fase V – Elevating (2030-2050)

Fase yang diklaim Chris sebagai fase akhir dari proses penggabungan teknologi dan manusia. Pada fase tersebut, kecerdasan buatan mengubah cara manusia dalam beraktivitas sehari-hari. Kecerdasan buatan juga akan memiliki akal seperti manusia, ia bisa bekerja dengan otak manusia.

Akan banyak penemuan-penemuan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan. Perannya akan lebih besar. Mereka bisa menyatu dengan jiwa dan raga manusia. Bahkan manusia nanti bisa mengupload pikirannya ke cloud, masih banyak lagi. Dengan demikian, pengalaman manusia meningkat ke tahap selanjutnya.

Bagaimana Pasar Saham Bekerja? Ini Penjelasannya!


Pasar Saham di Indonesia menjadi dua kata yang sering kita dengar saat ini. Apasi sebenarnya pasar saham itu? Apakah kita sebagai mahasiswa bisa menjadi salah satu orang yang berinvestasi di pasar saham? Lalu, apa pasar saham itu?

Pasar saham atau pasar modal adalah tempat investor terhubung untuk membeli dan menjual investasi paling umum (saham) yang merupakan saham kepemilikan di perusahaan publik. Investor membeli dan menjual saham dan investasi lain melalui pasar saham.


Cara Kerja Pasar Saham

Konsep sederhananya adalah seperti pasar pada umumnya. Kita yang datang ke pasar sebagai pembeli adalah investor yang siap transaksi. Di dalamnya ada banyak toko yang jualan berbagai produk dan seperti di pasar juga, para pemilik toko mejual produk yang sama, tetapi menjual dengan harga yang berbeda-beda. Di pasar juga terdapat toko yang sangat laku banget sampai harganya naik selangit, dan ada juga toko yang sepi pembeli sampai pemilik toko menurunkan harganya. Sama seperti harga saham yang naik turun.

Pasar saham bekerja melalui jaringan bursa efek. Perusahaan mendaftarkan saham dari saham mereka di bursa melalui proses yang disebut Initial Public Offering atau IPO (disebut lembar saham). Lembaran saham inilah yang dibeli oleh para investor dengan harapan mendapatkan imbalan dari dua cara ,yaitu lewat kenaikan harga saham atau dari waktu perusahaan bagi keuntungan.

Faktor Penentu Harga Saham

  1. Kondisi fundamental ekonomi makro
  2. Fluktasi kurs rupiah terhadap mata uang asing
  3. Kebijakan pemerintah
  4. Faktor panik
  5. Faktor manipulasi pasar

Investor yang membeli saham pada suatu perusahaan dapat membelu dan menjual saham-saham mereka kepada investor lainnya. Bursa efek hanya melacak penawaran dan permintaan saham yang terdaftar.

Penawaran dan permintaan saham tersebut membantu dalam menentukan harga untuk setiap sekuritas atau tingkat di mana para pelaku pasar saham (investor dan pedangang) bersedia membeli atau menjual. Algoritma komputer umumnya melakukan sebagian besar perhitungan harga saham tersebut.

Saat ini, Pasar saham atau pasar modal sudah bekerja secara digital/ elektronik, melalui internet dan broker saham online. Setiap perdagangan terjadi berdasarkan persediaan, namun harga saham secara keseluruhan juga dipengaruhi oleh peristiwa dan berita yang sedang terjadi, seperti peristiwa politik, laporan keuangan, dan faktor lainnya.

Kenapa Pesawat Bisa Terbang? Ini Penjelasannya!

Dilansir  kompas.com , sistem kerja pesawat menggunakan empat macam gaya. Di antaranya gaya angkat (lift), untuk mengangakat pesawat ke atas...