Hallo kePowerr! pasti setiap pagi barang yang dicari pertama kali adalah Handphone. Cek Hp untuk ngeliat jam berapa dan update status deh "baru bangun" xixixi
Selain itu sekarang mau makan tinggal pesan lewat Hp, kalo zaman dulu mana ada. Yang ada kalo laper harus jalan ke pasar dulu beli bahan baku untuk dimasak, trus masak sendiri deh. Semua kegiatan sekarang sangat mudah, praktis, dan cepat. Mau beli barang aja tinggal buka Hp - checkout - bayar - barang dateng sendiri. Semua kegiatan bisa kita lakukan lewat sebuat Hp yang terhubung jaringan internet.
Dalam pembahasan yang disampaikan lewat sesi AdAsia 2017 yang bertemakan "Merge: Closing the Gap Between Humans and Technology" yang dibawakan perusahaan PHD.
Menurut Chris Stephenson, Head of Strategy and Planning PHD Asia Pacific, dalam waktu dua dekade lagi teknologi akan mengambil berbagai bentuk yang lebih banyak dari sekarang. Bahkan, ia bisa saja hadir di dalam otak manusia.
"Mesin akan semakin cerdas, kecerdasan buatan akan ada di sana sini, sampai akhirnya kita mencapai titik di mana teknologi dan kemanusiaan benar-benar bergabung menjadi satu inti," ujarnya.
Chris mengungkapkan alur waktu perkembangan teknologi dari masa ke masa. Adala lima fase teknologi yang disampaikan, sampai akhirnya manusia dan teknologi akan bergabung menjadi satu kesatuan yang inti. Berikut penjelasannya!
Fase I - Surfacing (1950-1995)
Pada fase pertama, manusia diperkenalkan lewat teknologi dengan cara paling sederhana. Di era 1980-an, Personal Computer (PC) muncul. Menjelang awal 1990-an, adopsi internet mulai menyebar. Pengguna early adopter ini pun memanfaatkan akses internet untuk mengakses lebih banyak informasi.
Fase II - Organizing (1990-2015)
Fase yang baru saja berakhir pada 2015 lalu. Fase ini adalah fase di mana pengakses teknologi 'mengatur' (Organize) informasi dari internet dan membuatnya bisa diakses secara global dan berharga secara universal. Dengan demikian, hadirlah smartphone, perangkat yang menawarkan akses lebih cepat dan mudah, serta mendekatkan penggunanya.
Fase III – Extracting (2010-2025)
Saat fase II berlangsung, fase ketiga juga terjadi di awal 2010. Bedanya, fase tersebut berperan penting dalam proses penggabungan teknologi dengan manusia. Era ini merepresentasikan pendewasaan website. Mesin pencarian menjadi lebih pintar, penetrasi smartphone semakin meluas, konektivitas lebih cepat dan unggul di banyak wilayah dunia.
Pada fase ini juga, terjadi perkembangan machine learning yang dramatis. Di sini, manusia tak hanya mengatur akses informasi, tetapi juga mengekstrak arti baru dari perluasan teknologi itu sendiri, mereka terbiasa dengan sistem operasi, perangkat pintar, Internet of Things, kecerdasan buatan (AI, Artificial Intelligence) dan asisten virtual.
Fase IV – Anticipating (2020-2035)
Pada 2020, fase baru muncul di mana perluasan teknologi menjadi manifestasi ide yang memiliki dampak besar. Pada fase ini, kecerdasan buatan dan deep learning menjadi lebih baik, teknologi mulai ‘mengerti’ apa yang manusia inginkan baik secara konteks.
Asisten virtual, chatbots, akan lebih mengambil peran pada fase ini. Pengakses teknologi disini akan mengantisipasi dampak yang terjadi, mereka harus terbiasa dengan penggunaan asisten virtual dan chatbots.
Fase V – Elevating (2030-2050)
Fase yang diklaim Chris sebagai fase akhir dari proses penggabungan teknologi dan manusia. Pada fase tersebut, kecerdasan buatan mengubah cara manusia dalam beraktivitas sehari-hari. Kecerdasan buatan juga akan memiliki akal seperti manusia, ia bisa bekerja dengan otak manusia.
Akan banyak penemuan-penemuan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan. Perannya akan lebih besar. Mereka bisa menyatu dengan jiwa dan raga manusia. Bahkan manusia nanti bisa mengupload pikirannya ke cloud, masih banyak lagi. Dengan demikian, pengalaman manusia meningkat ke tahap selanjutnya.

No comments:
Post a Comment