Hallo Kepower dan Sobat Kampus yang mampir di blog saya! Hari ini saya akan membagikan essay mengenai Cara Membangun Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0, yuk simak penjelasannya...
Pendahuluan
Saat ini dunia berada di era revolusi industri 4.0 yang telah mengubah cara hidup masyarakat, bekerja, dan berhubungan satu sama lain. Era revolusi industri 4.0 mengedepankan pengembangan teknologi digital, semua pengaruh digital sudah mengubah pola perilaku manusia khususnya di bidang ekonomi. Semua sektor di Indonesia mengalami transformasi digital, tak terkecuali sektor ekonomi. Dengan mengadopsi teknologi digital, semua transaksi ekonomi berjalan dengan mudah dan cepat.
Ekonomi digital adalah aspek ekonomi yang berbasiskan pada pemanfaatan dan pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi digital. Saat ini ekonomi digital sedang berkembang pesat seiring dengan besarnya potensi pasar. Ada lima teknologi paling potensial yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, yaitu Mobile Internet, Big Data, Internet of Things, Automation of Knowledge, dan Cloud Technology. Bagi para wirausaha, kelima hal ini sangat penting untuk diperhatikan.
Isi
Kewirausahaan digital atau digital entrepreneurship adalah kewirausahaan yang memanfaatkan transformasi digital dalam bisnis dan masyarakat. Munculnya kewirausahaan teknologi digital telah memberikan dampak yang luar biasa di dunia. Usaha digital yang dibangun melalui jejaring internet seperti Google, Facebook, atau Microsoft telah mengubah dunia dan membentuk pola komunikasi tanpa sekat geografis. Digitalisasi juga berdampak terhadap pengembangan wirausaha baru, potensi pengembangan usaha baru meningkat karena adanya peluang digitalisasi cabang usaha dan mengubah usaha dari offline menjadi online.
Pengertian dari Wirausaha digital itu sendiri adalah fenomena yang muncul melalui perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Usaha yang dikembangkan juga berbasis elektronik, yaitu melakukan penjualan dan pembayaran transaksi secara online. Hal ini banyak menarik minat para pebisnis milenial khususnya di perguruan tinggi.
Dalam suatu negara, keberadaan dan jumlah wirausaha menjadi penting adanya, karena jumlah wirausaha selalu dijadikan sebagai indikator tingkat kemajuan negara. Sebagai acuan kemajuan ekonomi suatu negara, minimal sebanyak 2 persen dari jumlah penduduk di suatu negara berprofesi sebagai wirausaha. Munurut data, Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 268 jutaan jiwa, maka kurang lebih harus memiliki 5,3 juta orang Indonesia berprofesi sebagai wirausaha.
Negara Indonesia sangat berpotensi dalam menumbuhkan dan mengembangkan wirausahawan baru. Berdasarkan data statistik bawha pada tahun 2030, Indonesia diperkirakan memiliki penduduk berusia produktif sebanak 60 persen, dengan 30 persen-nya merupakan penduduk muda yang potensi menjadi seorang wirausahawan.
Potensi menjadi seorang wirausahawan dapat dengan mudah terealisasi karena banyaknya peluang bisnis yang ada, seperti harga internet di Indonesia termurah kedua, pengguna media sosial terbanyak dan 78% pengguna internet di Indonesia melakukan pembelian secara online, populasi pengguna setiap tahun meningkat dikarenakan harga HP murah ,dan munculnya berbagai financial service yang ditawarkan (gojek, ovo, shoppepay, dll). Gaya hidup digital yang berkembang dewasa ini sangat mendorong berkembangnya stratup (gojek, traveloka, bukalapak, dll) dan memberikan kemudahan untuk akses pasar produk Usaha Mikro, kecil dan Menengah (UMKM).
Namun, untuk menjadi seorang wirausaha digital diperlukan pemahaman mengenai tantangan dan peluang yang harus dihadapi. Adapun tantangan yang harus dihadapi, yaitu:
1. Kecepatan
Masyarakat saat ini menuntut produk dan layanan yang serba cepat serta praktis. Jika pemilik bisnis tidak dapat memenuhi keinginan ini, konsekuensinya bisnis akan ditinggalkan oleh konsumen secara perlahan. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan pemanfaatan aplikasi jasa pengantar dan aplikasi keuangan untuk bertransaksi secara mudah dan cepat.
2. Sumber Daya Manusia
Sebuah bisnis yang ingin berjalan secara profesional dan berkembang membutuhkan SDM yang mencukupi, berkualitas, dan adaptif terhadap teknologi. Dengan adanya kemajuan teknologi ini, bukan hanya penambahan alat teknologi saja melainkan juga diperlukan karyawan yang paham dalam mengoperasikan dan memanfaatkan teknologi yang ada. Maka dari itu, diperlukannnya pelatihan karyawan untuk mengupgrade keilmuan tentang penggunaan teknologi tersebut.
3. Persaingan yang semakin tinggi
Teknologi canggih mampu mengintegrasi saluran bisnis sehingga dapat dilakukan tanpa batasan ruang dan waktu. Efeknya, sebuah bisnis bisa menjalin kerja sama dengan bisnis lain di belahan dunia mana saja. Dan tentu saja, sebuah bisnis juga mendapatkan kompetitor dari berbagai bisnis lain di belahan dunia mana saja pula. Jika tidak dibarengi dengan inovasi yang terus menerus, maka bisnis akan tertinggal dari kompetitor. Selain itu, tantangan lain, yaitu bagaimana caranya untuk bersaing secara sehat. Jika mampu bersaing dengan sehat, maka akan terbentuk iklim yang baik dalam bisnis.
4. Masyarakat yang dinamis
Hal ini merupakan tantangan yang harus diatasi untuk mendapatkan customer yang loyal dan menjangkau pasar yang luas. Keinginan, selera, kebutuhan, masyarakat akan cepat berubah, untuk itu wirausahawan harus bisa beradaptasi lalu berinovasi terhadap kedinamisan masyarakat.
Untuk bisa bertahan dan berkembang di dunia digital ini, Wirausahawan digital harus mempunyai skill tertentu atau kemampuan yang dapat menunjang keberhasilan bisnis digitalnya. Lalu, apa saja skills yang harus dimiliki oleh wirausahawan di era digital ini?
1. Berpikir Kreatif dan inovatif
Memiliki kemampuan berpikir cepat, kreatif dan inovatif akan lebih mudah dalam menghadapi dan mengendalikan perubahan bisnis, serta mempercepat dalam menemukan solusi dari setiap kendala dan perubahan yang dihadapi.
2. Kemampuan beradaptasi
Pengusaha diharapkan mampu beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi dan trend yang ada. Persaingan yang ketat pun menjadi salah satu faktor mengapa pengusaha harus bisa beradaptasi.
3. Kemampuan berkomunikasi
Seorang wirausahawan atau pengusaha harus dapat berkomunikasi dengan baik agar promosi produk kepada pelanggan maupun pembicaraan bisnis dengan investor dapat dilakukan dengan baik.
4. Kemampuan Menganalisis
Kemampuan dalam hal ini adalah pengusaha mampu dalam membaca situasi yang sedang terjadi dan memprediksi yang akan terjadi kedepannya. Kemampuan analisis ini sesuai data dan fakta yang ada dalam suatu big data perusahaan
5. Technical
Pengusaha dituntut untuk mengerti dan memahami teknologi dan pemanfaatannya. Pengusaha diharapkan untuk bisa mengoperasikan aplikasi, website, perangkat lunak komputer, media sosial, dan aplikasi jual-beli online. Hal ini diharapkan untuk bisa menjangkau target pasar yang lebih luas.
6. Kemampuan mendesain
Soft skills ini sangat menguntungkan pengusaha untuk mepromosikan usahanya agar lebih menarik. Desain yang menarik diharapkan mampu menjangkau lebih banyak minat pembeli terhadap suatu barang/ jasa yanng kita tawarkan.
7. Networking
Kemampuan untuk menciptakan dan menjaga relasi juga patut dimiliki oleh wirausahawan. Semakin luas jaringan relasinya maka semakin kuat pondasi bisnisnya. Dengan jaringan yang luas dapat berimbas kedalam proses promosi, pencarian investor, supplier, mitra, dll.
Kesimpulan
Kewirausahaan digital atau digital entrepreneurship adalah kewirausahaan yang memanfaatkan transformasi digital dalam bisnis dan masyarakat. Usaha yang dikembangkan juga berbasis elektronik, yaitu melakukan penjualan dan pembayaran transaksi secara online. Pentingnya keberadaan wirausaha dijadikan sebagai indikator dan acuan kemajuan ekonomi pada suatu negara. Minimal 2 persen dari populasi masyarakat pada suatu negara diharapkan menjadi seorang wirausahawan
Banyaknya peluang bisnis yang ada di Indonesia diharapkan dengan mudah memunculkan banyak wirausahawan digital yang handal pada bidangnya masing-masing. Namun, dalam membangun suatu usaha pasti ada tantangan dan hambatan yang harus dihadapi. Tantangan yang harus dipahami seorang wirausahawan digital adalah Kecepatan, Sumber Daya Manusia, Persaingan yang semakin tinggi, dan masyarakat yang dinamis.
Menjadi seorang digital entrepreneur diperlukan kemampuan tertentu atau skills yang dimiliki untuk dapat mengembangkan usahanya. kemampuan tersebut adalah Berpikir kreatif dan inovatif, kemampuan beradaptasi, kemampuan berkomunikasi, kemampuan menganalisis, Technical, Networking, dan kemampuan mendesain.
Maka dari itu, Mata kuliah Kewirausahaan bertujuan untuk memunculkan wirausahawan digital muda yang dapat bersaing secara global dan memajukan perekenomian Indonesia.
Referensi:
Totoh, Asep. (2020, Oktober 29). Wirausaha Digital Milenial. Diakses pada 17 Maret 2021, dari https://www.google.co.id/amp/s/m.kumparan.com/amp/asep-totoh/wirausaha-digital-milenial-1uTzOO83Wjy
Mekari. 2020. Kenali Peluang & Tantangan Bisnis di Era Digital Saat Ini. Diakses pada 17 Maret 2021, dari https://www.jurnal.id/id/blog/kenali-peluang-dan-tantangan-bisnis-di-era-digital/
Youtube Dedi Purwana Channel – Wirausaha Digital itu keren! #1
Youtube Dedi Purwana Channel – Wirausaha Digital itu keren! #2
Maka dari itu, Mata kuliah Kewirausahaan bertujuan untuk memunculkan wirausahawan digital muda yang dapat bersaing secara global dan memajukan perekenomian Indonesi