Wednesday, 28 April 2021

Kenapa Internet di Indonesia Lemot? Ini Alasannya!

Halloo KePower! pasti banyak diantara kalian yang emosi karna internet lemot banget. Lagi main Mobile Legend eh ngelag gara-gara internet lemot, bikin emosi bgt gasi? Lagi kelas online lewat zoom tiba-tiba videonya diem sendiri, jadii kesel ga si ketinggalan materi?

Di zaman yang serba digital ini, internet gabisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Pasti setidaknya dalam sehari kita buka media sosial buat update status xixi. Apalagi kalo ada promo shoppe atau tokopedia, harus banget tuh kita seharian mantengin hp buat liat barang-barang murah yang lagi promo supaya ga kehabisan. Tapi kendala internet di Indonesia itu lemot banget, kenapa ya? yuk simak alasannya!

Koneksi Internet yang Cepat Membutuhkan Infrastruktur yang Mahal

Sebuah perusahaan penyedia jasa internet membutuhkan dana yang besar untuk membangun infrastruktur, mulai dari tiang pemancar hingga kabel fiber optik. Belum lagi area jangkauan di Indonesia pun sangat luas, sehingga biaya yang harus dikeluarkan juga semakin banyak.

Bentuk Geografis Indonesia

Selain wilayah dan jangkauan Indonesia yang luas, infrastruktur pun perlu dibangun dengan melewati tantangan geografis Indonesia yang beraneka ragam. Dari sabang sampai merauke terdapat banyak pulau, hutan rimba, dan penggunungan yang menjulang tinggi.

Kalau kepower tinggal di kota besar, kalian masih beruntung dan besyukur bisa menikmati internet yang ada. Namun, beda hal lagi kalo kalian tinggal di pedalaman, mungkin kalian akan kesulitan dalam mengakses internet dikarenakan infrastuktur yang belum memadai dan terhalangnya jaringan karena bentuk geografis yang menghalanginya.

Pengguna Internet di Indonesia Terbesar Kelima di Dunia

Dilansir dari Internet World Stats, pengguna internet Indonesia ada sebanyak 143.260.000 terhitung 31 Desember 2017. Dengan jumlahnya yang mencapai ratusan juta tersebut, Indonesia menjadi negara terbesar kelima yang mengakses internet.

Akses internet sendiri memiliki sistem berbagi. Semakin banyak pengguna internet dalam suatu wilayah, semakin rendah juga kecepatannya.

Baca juga pengetahuan dan info kampus di Dunia Kampus.

Saturday, 24 April 2021

Bumi Bulat atau Datar? Ini Alasannya!

Hai KePower! pasti para kepower bertanya-tanya, Bumi Bulat atau Datar si? sampe rame tuh diberbagai media sosial yang berdebat memberikan jawabannya xixixi. Banyak orang di dunia mempertanyakan apakah bumi bulat atau datar? Pertanyaan ini seharusnya mudah untuk dijawab karena dari Sekolah Dasar kita sudah diajarkan materi tentang Gravitasi Bumi.

Bumi itu bulat! Singkatnya, bumi dan planet yang ada di alam semesta ini terbentuk dari tabrakan benda-benda luar angkasa dan saling menyatu. Tabrakan dan proses saling menyatu terjadi karena adanya gaya tarik gravitasi. Lalu apa itu Gravitasi? Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang memiliki massa atau bobot di semesta. Oleh karena itu, setiap benda, makhluk dan apapun yang memiliki massa di dunia ini pasti memiliki gravitasi.

Pembentukan Bumi

Bumi terbentuk pertama kali pada 4,5 milyar tahun yang lalu. Material gas dan debu ini bermula sejak adanya ledakan besar di alam semesta. Kemudian, gas dan debu perlahan menyatu secara bertahap. Lalu, gas dan debu berotasi karena adanya gravitasi hingga membentuk sebuah bulatan, hingga akhirnya terbentuk lah Bumi. Seiring berjalannya waktu, bumi menjadi sebuah planet yang solid. Namun, mengapa bumi itu bulat?

Jawabannya, karena lingkaran adalah bentuk yang paling efisien bagi setiap material untuk saling tarik-menarik. Secara natural, bentuk bumi pasti bulat bukan datar. Bentuk bumi bulat ini berasal dari massa besar, seperti gas dan debu yang dimiliki bumi dan ditarik oleh gerakan gravitasi.

Namun, tidak semua benda berbentuk bulat. Pohon, mobil, orang tidaklah bulat. Mengapa demikian? karena besaran massa mereka tidaklah sebesar bumi. Maka dari itu, gaya gravitasi mereka juga tidak sebesar bumi. Sama halnya dengan asteroid yang jarang berbentuk bulat, hal ini dikarenakan tarikan material gravitasi asteroid tidak sebesar bumi. Oleh karena itu, bentuk bulat menjadi salah satu syarat bahwa objek langit itu dapat disebut planet atau tidak.

Hal terpenting yang perlu diperhatikan setelah membaca artikel ini adalah tidak menyamaratakan semua objek yang berbentuk bulat memiliki gravitasi yang kuat. pelu dilihat perspektifnya. Jadi, jangan disalahkan jika bakso dan bola disangka mempunyai tarikan gravitasi yang besar, hanya karena bentuk mereka yang bulat.

Membangun Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0

Hallo Kepower dan Sobat Kampus yang mampir di blog saya! Hari ini saya akan membagikan essay mengenai Cara Membangun Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0, yuk simak penjelasannya...

Pendahuluan

Saat ini dunia berada di era revolusi industri 4.0 yang telah mengubah cara hidup masyarakat, bekerja, dan berhubungan satu sama lain. Era revolusi industri 4.0 mengedepankan pengembangan teknologi digital, semua pengaruh digital sudah mengubah pola perilaku manusia khususnya di bidang ekonomi. Semua sektor di Indonesia mengalami transformasi digital, tak terkecuali sektor ekonomi. Dengan mengadopsi teknologi digital, semua transaksi ekonomi berjalan dengan mudah dan cepat.

Ekonomi digital adalah aspek ekonomi yang berbasiskan pada pemanfaatan dan pemberdayaan teknologi informasi dan komunikasi digital. Saat ini ekonomi digital sedang berkembang pesat seiring dengan besarnya potensi pasar. Ada lima teknologi  paling potensial yang dapat memicu pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, yaitu Mobile Internet, Big Data, Internet of Things, Automation of Knowledge, dan Cloud Technology. Bagi para wirausaha, kelima hal ini sangat penting untuk diperhatikan.

Isi

Kewirausahaan digital atau digital entrepreneurship adalah kewirausahaan yang memanfaatkan transformasi digital dalam bisnis dan masyarakat. Munculnya kewirausahaan teknologi digital telah memberikan dampak yang luar biasa di dunia. Usaha digital yang dibangun melalui jejaring internet seperti Google, Facebook, atau Microsoft telah mengubah dunia dan membentuk pola komunikasi tanpa sekat geografis. Digitalisasi juga berdampak terhadap pengembangan wirausaha baru, potensi pengembangan usaha baru meningkat karena adanya peluang digitalisasi cabang usaha dan mengubah usaha dari offline menjadi online.

Pengertian dari Wirausaha digital itu sendiri adalah fenomena yang muncul melalui perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Usaha yang dikembangkan juga berbasis elektronik, yaitu melakukan penjualan dan pembayaran transaksi secara online. Hal ini banyak menarik minat para pebisnis milenial khususnya di perguruan tinggi.

Dalam suatu negara, keberadaan dan jumlah wirausaha menjadi penting adanya, karena jumlah wirausaha selalu dijadikan sebagai indikator tingkat kemajuan negara. Sebagai acuan kemajuan ekonomi suatu negara, minimal sebanyak 2 persen dari jumlah penduduk di suatu negara berprofesi sebagai wirausaha. Munurut data, Indonesia saat ini memiliki jumlah penduduk sekitar 268 jutaan jiwa, maka kurang lebih harus memiliki 5,3 juta orang Indonesia berprofesi sebagai wirausaha.

Negara Indonesia sangat berpotensi dalam menumbuhkan dan mengembangkan wirausahawan baru. Berdasarkan data statistik bawha pada tahun 2030, Indonesia diperkirakan memiliki penduduk berusia produktif sebanak 60 persen, dengan 30 persen-nya merupakan penduduk muda yang potensi menjadi seorang wirausahawan.

Potensi menjadi seorang wirausahawan dapat dengan mudah terealisasi karena banyaknya peluang bisnis yang ada, seperti harga internet di Indonesia termurah kedua,  pengguna media sosial terbanyak dan 78% pengguna internet di Indonesia melakukan pembelian secara online, populasi pengguna setiap tahun meningkat dikarenakan harga HP murah ,dan munculnya berbagai financial service yang ditawarkan (gojek, ovo, shoppepay, dll). Gaya hidup digital yang berkembang dewasa ini sangat mendorong berkembangnya stratup (gojek, traveloka, bukalapak, dll) dan memberikan kemudahan untuk akses pasar produk Usaha Mikro, kecil dan Menengah (UMKM).

Namun, untuk menjadi seorang wirausaha digital diperlukan pemahaman mengenai tantangan dan peluang yang harus dihadapi. Adapun tantangan yang harus dihadapi, yaitu:

1. Kecepatan

Masyarakat saat ini menuntut produk dan layanan yang serba cepat serta praktis. Jika pemilik bisnis tidak dapat memenuhi keinginan ini, konsekuensinya bisnis akan ditinggalkan oleh konsumen secara perlahan. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan pemanfaatan aplikasi jasa pengantar dan aplikasi keuangan untuk bertransaksi secara mudah dan cepat.

2. Sumber Daya Manusia

Sebuah bisnis yang ingin berjalan secara profesional dan berkembang membutuhkan SDM yang mencukupi, berkualitas, dan adaptif terhadap teknologi. Dengan adanya kemajuan teknologi ini, bukan hanya penambahan alat teknologi saja melainkan juga diperlukan karyawan yang paham dalam mengoperasikan dan memanfaatkan teknologi yang ada. Maka dari itu, diperlukannnya pelatihan karyawan untuk mengupgrade keilmuan tentang penggunaan teknologi tersebut.

3. Persaingan yang semakin tinggi

Teknologi canggih mampu mengintegrasi saluran bisnis sehingga dapat dilakukan tanpa batasan ruang dan waktu. Efeknya, sebuah bisnis bisa menjalin kerja sama dengan bisnis lain di belahan dunia mana saja. Dan tentu saja, sebuah bisnis juga mendapatkan kompetitor dari berbagai bisnis lain di belahan dunia mana saja pula. Jika tidak dibarengi dengan inovasi yang terus menerus, maka bisnis akan tertinggal dari kompetitor. Selain itu, tantangan lain, yaitu bagaimana caranya untuk bersaing secara sehat. Jika mampu bersaing dengan sehat, maka akan terbentuk iklim yang baik dalam bisnis.

4. Masyarakat yang dinamis

Hal ini merupakan tantangan yang harus diatasi untuk mendapatkan customer yang loyal dan menjangkau pasar yang luas. Keinginan, selera, kebutuhan, masyarakat akan cepat berubah, untuk itu wirausahawan harus bisa beradaptasi lalu berinovasi terhadap kedinamisan masyarakat.

Untuk bisa bertahan dan berkembang di dunia digital ini, Wirausahawan digital harus mempunyai skill tertentu atau kemampuan yang dapat menunjang keberhasilan bisnis digitalnya. Lalu, apa saja skills yang harus dimiliki oleh wirausahawan di era digital ini?

1. Berpikir Kreatif dan inovatif

Memiliki kemampuan berpikir cepat, kreatif dan inovatif  akan lebih mudah dalam menghadapi dan mengendalikan perubahan bisnis, serta mempercepat dalam menemukan solusi dari setiap kendala dan perubahan yang dihadapi.

2. Kemampuan beradaptasi

Pengusaha diharapkan mampu beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi dan trend yang ada. Persaingan yang ketat pun menjadi salah satu faktor mengapa pengusaha harus bisa beradaptasi.

3. Kemampuan berkomunikasi

Seorang wirausahawan atau pengusaha harus dapat berkomunikasi dengan baik agar promosi produk kepada pelanggan maupun pembicaraan bisnis dengan investor dapat dilakukan dengan baik.

4. Kemampuan Menganalisis

Kemampuan dalam hal ini adalah pengusaha mampu dalam membaca situasi yang sedang terjadi dan memprediksi yang akan terjadi kedepannya. Kemampuan analisis ini sesuai data dan fakta yang ada dalam suatu big data perusahaan

5. Technical

Pengusaha dituntut untuk mengerti dan memahami teknologi dan pemanfaatannya. Pengusaha diharapkan untuk bisa mengoperasikan aplikasi, website, perangkat lunak komputer, media sosial, dan aplikasi jual-beli online. Hal ini diharapkan untuk bisa menjangkau target pasar yang lebih luas.

6. Kemampuan mendesain

Soft skills ini sangat menguntungkan pengusaha untuk mepromosikan usahanya agar lebih menarik. Desain yang menarik diharapkan mampu menjangkau lebih banyak minat pembeli terhadap suatu barang/ jasa yanng kita tawarkan.

7. Networking

Kemampuan untuk menciptakan dan menjaga relasi juga patut dimiliki oleh wirausahawan. Semakin luas jaringan relasinya maka semakin kuat pondasi bisnisnya. Dengan jaringan yang luas dapat berimbas kedalam proses promosi, pencarian investor, supplier, mitra, dll.

Kesimpulan

Kewirausahaan digital atau digital entrepreneurship adalah kewirausahaan yang memanfaatkan transformasi digital dalam bisnis dan masyarakat. Usaha yang dikembangkan juga berbasis elektronik, yaitu melakukan penjualan dan pembayaran transaksi secara online. Pentingnya keberadaan wirausaha dijadikan sebagai indikator dan acuan kemajuan ekonomi pada suatu negara. Minimal 2 persen dari populasi masyarakat pada suatu negara diharapkan menjadi seorang wirausahawan

Banyaknya peluang bisnis yang ada di Indonesia diharapkan dengan mudah memunculkan banyak wirausahawan digital yang handal pada bidangnya masing-masing. Namun, dalam membangun suatu usaha pasti ada tantangan dan hambatan yang harus dihadapi. Tantangan yang harus dipahami seorang wirausahawan digital adalah Kecepatan, Sumber Daya Manusia, Persaingan yang semakin tinggi, dan masyarakat yang dinamis.

Menjadi seorang digital entrepreneur diperlukan kemampuan tertentu atau skills yang dimiliki untuk dapat mengembangkan usahanya. kemampuan tersebut adalah Berpikir kreatif dan inovatif, kemampuan beradaptasi, kemampuan berkomunikasi, kemampuan menganalisis, Technical, Networking, dan kemampuan mendesain.

Maka dari itu, Mata kuliah Kewirausahaan bertujuan untuk memunculkan wirausahawan digital muda yang dapat bersaing secara global dan memajukan perekenomian Indonesia.

Referensi:

Totoh, Asep. (2020, Oktober 29). Wirausaha Digital Milenial. Diakses pada 17 Maret 2021, dari https://www.google.co.id/amp/s/m.kumparan.com/amp/asep-totoh/wirausaha-digital-milenial-1uTzOO83Wjy

Mekari. 2020. Kenali Peluang & Tantangan Bisnis di Era Digital Saat Ini. Diakses pada 17 Maret 2021, dari https://www.jurnal.id/id/blog/kenali-peluang-dan-tantangan-bisnis-di-era-digital/

Youtube Dedi Purwana Channel – Wirausaha Digital itu keren! #1 

Youtube Dedi Purwana Channel – Wirausaha Digital itu keren! #2 

Maka dari itu, Mata kuliah Kewirausahaan bertujuan untuk memunculkan wirausahawan digital muda yang dapat bersaing secara global dan memajukan perekenomian Indonesi

Ternyata Ada Hewan yang Lebih Besar dari Gajah! 3 Hewan Terbesar di Dunia

 Helloo KePower! Pasti tauu dong, ada makhluk hidup lain yang hidup di dunia ini selain manusia. Tentu saja yang sering kita temui dan pelihara adalah Hewan. Makhluk hidup ini pasti mempunyai ukuran yang berbeda- beda, ada yang kecil bangett sampai tidak terlihat dengan mata telanjang saja, harus menggunakan mikroskop. Ada jugaa yang besar sekali, bisa bisa 1000 kali lipat dari ukuran normal manusia.

Hewan Terbesar di Indonesia dan dunia kebanyakan merupakan warisan dari zaman pleistosen. Ini merupakan periode sekitar 1,8 juta tahun yang lalu. Contoh binatang terbesar di bumi misalnya Mamoot (mammuthus primigenius) yang merupakan nenek moyang gajah. Namun, binatang- binatang besar jutaan tahun lalu di dunia sudah menjadi fosil saja.

3 Hewan Terbesar di Dunia

Paus Biru

Hewan terbesar di dunia sepanjang nyata sejarah kehidupan adalah spesies Paus Biru. Binatang yang paling besar dan masih hidup ini berukuran sekitar 180 ton dan panjang hingga 30 meter. Lidah paus biru sendiri dapat memiliki bobot seberat tubuh gajah hidup. Sedangkan hati mereka dapat seberat mobil. Untuk bayi paus biru ini setiap harinya meminum air sebanyak 225 liter. Wow! ga kebanyang kan gimana besarnya hewan ini.

Gajah Afrika

Selanjutnya Hewan terbesar yang masih hidup adalah Gajah Afrika. Hewan ini disebut sebagai binatang darat terbesar di bumi yang masih hidup. Binatang ini hidup di Benua Afrika. Memiliki berat mencapai 6,350 kg , panjang hingga 10,6 meter, dan tinggi bahu sekitar 4,2 meter. Gajah Sumatera hanya setengah hingga dua pertiga dibandingkan dengan Gajah Afrika. Namun, populasi gajah ini menurun setiap tahunnya yang diakibatkan oleh perburuan ilegal. Upaya konservasi terus ditingkatkan untuk mencegah kepunahan hewan darat terbesar ini.

Beruang Coklat

Beruang Coklat merupakan salah satu satwa liar karnivora paling besar yang masih hidup hingga sekarang. Hewan ini memiliki berat hingga 1 ton lebih dan tinggi mencapai 3 meter. Hidup di kutub, datang ke Alaska diperkirakan sekitan 100 ribu tahun yang lalu. Hingga tahun 2012, populasi satwa langka ini diperkirakan masih ada sekitar 200 ribu ekor.

Baca juga pengetahuan dan info kampus di Dunia Kampus.

Sunday, 4 April 2021

Digital Marketing di Era Revolusi Industri 4.0

Hallooo KePower dan Sobat Kampus! Dalam artikel sebelumnya, saya sudah membahas tentang Membangun Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0. Selanjutnya, sebagai seorang wirausahawan kita juga harus mengetahui kategori dan strategi dalam pemasaran produk di zaman digital ini. Salah satu strategi pemasaran produk saat ini dengan cara digital marketing, yaitu memasarkan produk atau jasa lewat online dan media sosial dengan menggunakan internet. Yukk simak artikel berikut ini untuk lebih jelasnya!

Pendahuluan

Era digital merupakan salah satu fenomena yang menarik untuk dibahas karena semua kehidupan masyarakat mulai bergantung terhadap teknologi. Berawal dari revolusi industri 1.0 yang terjadi pada pertengahan abad ke-18 yang ditandai dengan penemuan mesin uap oleh James Watt. Pekerjaan yang semula dikerjakan oleh tenaga kerja manusia kemudian digantikan oleh mesin uap dalam menunjang proses produksi. Industrialisasi mulai berkembang pesat setelah ditemukannya energi listrik yang menandai lahirnya revolusi industri 1.0, produksi barang kebutuhan masyarakat dapat diproduksi dan didistribusikan ke berbagai wilayah secara lebih masif.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat pada tahun 1969 menjadi pertanda munculnya revolusi industri 3.0 yang menggunakan kekuatan elektronik dan teknologi informasi dalam menunjang otomatisasi proses produksi. Dunia pun mengalami kemajuan akibat revolusi digital, karena dalam periode revolusi industri 3.0 ini dunia memperoleh internet dan interkonektivitas yang begitu cepat sehingga memungkinkan untuk menjelajahi dunia maya dan melihat berbagai sumber informasi suatu organisasi dengan jumlah besar atau disebut sebagai big data. Paradigma industri baru pun muncul dengan ditandainya perluasaan penggunaan teknologi informasi di setiap rantai pasok yang memengaruhi aktivitas bisnis. Ada yang beranggapan bahwa perubahan tersebut menghasilkan terobosan yang lebih besar di era industri baru. Mereka menyebutnya sebagai revolusi industri 4.0 yang merupakan era transformasi digital dimana suatu teknologi memberikan keefisienan dalam melakukan segala aktivitas kehidupan yang berhubungan dengan ekonomi, salah satunya dibidang pemasaran.

Pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau layanan yang mereka punya. Pemasaran ini mencakup pengiklanan, penjualan, dan pengiriman produk ke konsumen atau perusahaan lain. Adapun jenis-jenis dalam pemasaran, yaitu:

  1. Branding, bentuk pemasaran yang memiliki fungsi sebagai iklan jangka panjang. Hal Ini sangat membantu untuk membuat produk atau layanan menjadi lebih menarik dan terkenal. Branding sering kali menyertakan nama, slogan, dan logo.
  2. Iklan siaran, menggunakan media radio ataupun media TV sebagai alat promosi produk.
  3. Multi- level marketing, penjualan langsung yang melibatkan banyak orang atau sering disebut network marketing
  4. internet atau online, pemasaran yang menggunakan media sosial unuk mempromosika produk atau jasanya.

Pemasaran merupakan hal yang penting dalam sebuah bisnis. Maka dari itu, semakin bagus strategi bisnisnya maka semakin cepat juga bisnis akan berkembang.

Isi

Di era transformasi digital saat ini, digital marketing telah menjadi satu bagian dasar dari kehidupan semua orang. Baik dari pemakaian pribadi sampai penggunaan professional, digital marketing adalah tempat bagi masyarakat untuk terus memperbarui hidup mereka dan juga untuk menciptakan jaringan dengan klien potensial yang akan membantu bisnis mereka tumbuh dan berkembang.

Definisi dari digital marketing itu sendri adalah  suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet. Tujuan dari digital marketing adalah untuk menjangkau sebanyak-banyaknya target customer secara efisien, personal dan relevan. Sebagai seorang wirausahawan, strategi digital marketing ini sangat perlu dipelajari untuk memenangkan persaingan di dunia bisnis.

Menurut data pada Januari 2019, populasi penduduk di Indonesia adalah 268,2 juta jiwa. Sebanyak 150 juta jiwa diantaranya sudah menggunakan internet dan 80% dari pengguna internet menggunakan perangkat seluler. Setiap perangkat seluler yang dimiliki oleh masyarakat sudah pasti terdapat aplikasi media sosial di dalamnya. Maka dari itu, banyak perusahaan kecil ataupun besar melakukan pemasaraan melalui media sosial, seperti instagram, facebook, youtube, tiktok, twitter dan sebagainya.

Sebelum mengetahui strategi dalam pemasaran digital, kita harus mengetahui katerogi dari digital marketing itu sendiri. Ada 5 kategori, yaitu:

  1. SEO (Search Engine Optimization) adalah usaha optimasi website agar memperoleh peringkat bagus dari mesin telusur semacam Google.
  2. SEM (Search Engine Marketing) adalah cara meningkatkan visibilitas website pada halaman hasil pencarian mesin telusur semacam Google (SERP).
  3. Content Marketing, adalah cara pemasaran yang difokuskan ke pembuatan dan pendistribusian konten.
  4. SMM (Social Media Marketing)
  5. Email Marketing, adalah pemasaran yang dilakukan dengan email sebagai medianya.

Selanjutnya sebagai seoarang wirausahawan, mengetahui strategi dalam digital marketing sangat diperlukan. adapun cara merancang rencana strategis yang akan dilakukan untuk mengembangkan usaha, mempromosikan produk dan mampu bersaing dalam persaingan bisnis yaitu dengan menggunakan  metode SOSTAC (Situation analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Action, Control).

SOSTAC merupakan model perencanaan pemasaran agar lebih efektif dalam penerapan pemasaran digital perusahaan untuk pemasaran produk. SOSTAC bisa digunakan juga sebagai kerangka perencanaan untuk mengidentifikasi masalah marketing pada suatu pemasaran produk. adapun tahapan SOSTAC, yaitu:

  1. Situation Analysis (Analisis Situasi)

Bertujuan untuk menganalisa situasi dari proses pemasaran yang sedang berjalan pada perusahaan. Pada tahap pertama ini perusahaan berperan mengumpulkan berbagai  informasi dan data-data yang dibutuhkan mengenai keadaan internal dan eksternal perusahaan sehingga mereka tahu kondisi perusahaan mereka pada kondisi pasar sesungguhnya (market place). Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dapat menggunakann metode seperti ini:

  • Menganalisis siapa konsumen kita.
  • Menganalisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats).
  • Menganalisis siapa kompetitor perusahaan

2. Objectives (Tujuan)

Tahapan ini fokus terhadap tujuan-tujuan yang terukur dan realistis yang ingin dicapai melalui strategi yang akan dirumuskan. Penetapan strategi dengan menggunakan metode 5S. 5S adalah singkatan dari Sell, Serve, Speak, Save, and Sizzle. Kemudian rumuskan masing-masing variabel tersebut secara SMART (Specific, Measurable, Actionable, Relevant, dan Time-related). Pada akhir pelaksanaan program marketing nantinya akan mempermudah dalam tahap evaluasi karena sudah dibuat batasan-batasan tujuannya (objectives).

3. Strategy (Strategi)

Tahap ini adalah cara perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan pada tahap sebelumnya. Perencanaan strategi akan menggunakan metode STOP (Segment, Target Market, Online Value Proposition (OVP), dan Positioning) serta pembentukan strategi SIT (Sequence or Stage, Integration dan Tools).

4. Tactics (Taktik)

Merupakan tahapan selanjutnya dari strategi digital marketing. Untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai, biasanya seorang wirausaha menggunakan 7p marketing mix (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Partnerships). Metode ini digunakan agar fokus kepada atribut atribut kunci dalam mencapai tujuan perusahaan.

5. Action (Aksi)

Pada tahap ini perusahaan menjalankan taktik dan strategi yang telah dirumuskan dalam tahap tahap sebelumnya. Aksi ini dilakukan dengan berupa rangkaian proses kerja terstruktur serta mencakup seluruh hal yang sudah dibahas pada tahapan taktik.

6. Control (Kontrol)

Tahapan terkahir ini merupakan tahapan untuk memeriksa atau mengevaluasi secara berkala apakah action sesuai tujuan perusahaan sudah berhasil atau belum maksimal.

Selain Tahapan SOSTAC, seorang wirausaha harus bisa mengidenditifikasi bisnis, target bisnis, kompetitor dan konsumen agar proses pemasaran digital dapat berjalan dengan lancar.

Kesimpulan

Era revolusi industri 4.0 mengubah semua kegiatan pelaku konsumen dan pembisnis dalam memasarkan produk atau jasanya. Saat ini muncul terobosan baru yaitu digital marketing yang digunakan untuk kegiatan promosi dan pemasaran produk atau jasa secara luas dan mendunia. Pemasaran digital dapat dikategorikan menjadi 5, yaitu SEO, SEM, Contect marketing, SMM, dan Email marketing. Selain iu, sebagai seorang wirausaha tentu kita harus mengetahui strategi yang digunakan dalam digital marketing agar usaha yang dijalankan berkembang pesat dan dikenal banyak orang. Adapun strategi yang digunakan yaitu dengan metode SOSTAC (Situation analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Action, and Control).

Referensi

Team, Dewaweb. 2021. Digital Marketing: Panduan Lengkap bagi Pemula. Diakses pada 4 April 2021, dari https://www.google.co.id/amp/s/www.dewaweb.com/blog/digital-marketing-lengkap/amp/

El Samara. (2020, Juni 9). SOSTAC Sebagai Strategi Digital Marketing. Diakses pada 4 April 2021, dari https://elsamara.id/sostac-sebagai-strategi-digital-marketing/

Priharto, Sugi. (2019, Agustus 2). Pengertian Pemasaran, Fungsi, dan Jenis Pemasaran dalam Bisnis. Diakses pada 4 April 2021, dari https://cpssoft.com/blog/bisnis/pengertian-pemasaran-fungsi-dan-jenis-pemasaran-dalam-bisnis/

Youtube Channel Dedi Purwana – Digital Marketing #1 https://youtu.be/n9yB-KGt_2k

Kenapa Pesawat Bisa Terbang? Ini Penjelasannya!

Dilansir  kompas.com , sistem kerja pesawat menggunakan empat macam gaya. Di antaranya gaya angkat (lift), untuk mengangakat pesawat ke atas...