Hallooo KePower dan Sobat Kampus! Dalam artikel sebelumnya, saya sudah membahas tentang Membangun Kewirausahaan di Era Revolusi Industri 4.0. Selanjutnya, sebagai seorang wirausahawan kita juga harus mengetahui kategori dan strategi dalam pemasaran produk di zaman digital ini. Salah satu strategi pemasaran produk saat ini dengan cara digital marketing, yaitu memasarkan produk atau jasa lewat online dan media sosial dengan menggunakan internet. Yukk simak artikel berikut ini untuk lebih jelasnya!
Pendahuluan
Era digital merupakan salah satu fenomena yang menarik untuk dibahas karena semua kehidupan masyarakat mulai bergantung terhadap teknologi. Berawal dari revolusi industri 1.0 yang terjadi pada pertengahan abad ke-18 yang ditandai dengan penemuan mesin uap oleh James Watt. Pekerjaan yang semula dikerjakan oleh tenaga kerja manusia kemudian digantikan oleh mesin uap dalam menunjang proses produksi. Industrialisasi mulai berkembang pesat setelah ditemukannya energi listrik yang menandai lahirnya revolusi industri 1.0, produksi barang kebutuhan masyarakat dapat diproduksi dan didistribusikan ke berbagai wilayah secara lebih masif.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat pada tahun 1969 menjadi pertanda munculnya revolusi industri 3.0 yang menggunakan kekuatan elektronik dan teknologi informasi dalam menunjang otomatisasi proses produksi. Dunia pun mengalami kemajuan akibat revolusi digital, karena dalam periode revolusi industri 3.0 ini dunia memperoleh internet dan interkonektivitas yang begitu cepat sehingga memungkinkan untuk menjelajahi dunia maya dan melihat berbagai sumber informasi suatu organisasi dengan jumlah besar atau disebut sebagai big data. Paradigma industri baru pun muncul dengan ditandainya perluasaan penggunaan teknologi informasi di setiap rantai pasok yang memengaruhi aktivitas bisnis. Ada yang beranggapan bahwa perubahan tersebut menghasilkan terobosan yang lebih besar di era industri baru. Mereka menyebutnya sebagai revolusi industri 4.0 yang merupakan era transformasi digital dimana suatu teknologi memberikan keefisienan dalam melakukan segala aktivitas kehidupan yang berhubungan dengan ekonomi, salah satunya dibidang pemasaran.
Pemasaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau layanan yang mereka punya. Pemasaran ini mencakup pengiklanan, penjualan, dan pengiriman produk ke konsumen atau perusahaan lain. Adapun jenis-jenis dalam pemasaran, yaitu:
- Branding, bentuk pemasaran yang memiliki fungsi sebagai iklan jangka panjang. Hal Ini sangat membantu untuk membuat produk atau layanan menjadi lebih menarik dan terkenal. Branding sering kali menyertakan nama, slogan, dan logo.
- Iklan siaran, menggunakan media radio ataupun media TV sebagai alat promosi produk.
- Multi- level marketing, penjualan langsung yang melibatkan banyak orang atau sering disebut network marketing
- internet atau online, pemasaran yang menggunakan media sosial unuk mempromosika produk atau jasanya.
Pemasaran merupakan hal yang penting dalam sebuah bisnis. Maka dari itu, semakin bagus strategi bisnisnya maka semakin cepat juga bisnis akan berkembang.
Isi
Di era transformasi digital saat ini, digital marketing telah menjadi satu bagian dasar dari kehidupan semua orang. Baik dari pemakaian pribadi sampai penggunaan professional, digital marketing adalah tempat bagi masyarakat untuk terus memperbarui hidup mereka dan juga untuk menciptakan jaringan dengan klien potensial yang akan membantu bisnis mereka tumbuh dan berkembang.
Definisi dari digital marketing itu sendri adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand atau produk menggunakan media digital atau internet. Tujuan dari digital marketing adalah untuk menjangkau sebanyak-banyaknya target customer secara efisien, personal dan relevan. Sebagai seorang wirausahawan, strategi digital marketing ini sangat perlu dipelajari untuk memenangkan persaingan di dunia bisnis.
Menurut data pada Januari 2019, populasi penduduk di Indonesia adalah 268,2 juta jiwa. Sebanyak 150 juta jiwa diantaranya sudah menggunakan internet dan 80% dari pengguna internet menggunakan perangkat seluler. Setiap perangkat seluler yang dimiliki oleh masyarakat sudah pasti terdapat aplikasi media sosial di dalamnya. Maka dari itu, banyak perusahaan kecil ataupun besar melakukan pemasaraan melalui media sosial, seperti instagram, facebook, youtube, tiktok, twitter dan sebagainya.
Sebelum mengetahui strategi dalam pemasaran digital, kita harus mengetahui katerogi dari digital marketing itu sendiri. Ada 5 kategori, yaitu:
- SEO (Search Engine Optimization) adalah usaha optimasi website agar memperoleh peringkat bagus dari mesin telusur semacam Google.
- SEM (Search Engine Marketing) adalah cara meningkatkan visibilitas website pada halaman hasil pencarian mesin telusur semacam Google (SERP).
- Content Marketing, adalah cara pemasaran yang difokuskan ke pembuatan dan pendistribusian konten.
- SMM (Social Media Marketing)
- Email Marketing, adalah pemasaran yang dilakukan dengan email sebagai medianya.
Selanjutnya sebagai seoarang wirausahawan, mengetahui strategi dalam digital marketing sangat diperlukan. adapun cara merancang rencana strategis yang akan dilakukan untuk mengembangkan usaha, mempromosikan produk dan mampu bersaing dalam persaingan bisnis yaitu dengan menggunakan metode SOSTAC (Situation analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Action, Control).
SOSTAC merupakan model perencanaan pemasaran agar lebih efektif dalam penerapan pemasaran digital perusahaan untuk pemasaran produk. SOSTAC bisa digunakan juga sebagai kerangka perencanaan untuk mengidentifikasi masalah marketing pada suatu pemasaran produk. adapun tahapan SOSTAC, yaitu:
- Situation Analysis (Analisis Situasi)
Bertujuan untuk menganalisa situasi dari proses pemasaran yang sedang berjalan pada perusahaan. Pada tahap pertama ini perusahaan berperan mengumpulkan berbagai informasi dan data-data yang dibutuhkan mengenai keadaan internal dan eksternal perusahaan sehingga mereka tahu kondisi perusahaan mereka pada kondisi pasar sesungguhnya (market place). Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dapat menggunakann metode seperti ini:
- Menganalisis siapa konsumen kita.
- Menganalisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats).
- Menganalisis siapa kompetitor perusahaan
2. Objectives (Tujuan)
Tahapan ini fokus terhadap tujuan-tujuan yang terukur dan realistis yang ingin dicapai melalui strategi yang akan dirumuskan. Penetapan strategi dengan menggunakan metode 5S. 5S adalah singkatan dari Sell, Serve, Speak, Save, and Sizzle. Kemudian rumuskan masing-masing variabel tersebut secara SMART (Specific, Measurable, Actionable, Relevant, dan Time-related). Pada akhir pelaksanaan program marketing nantinya akan mempermudah dalam tahap evaluasi karena sudah dibuat batasan-batasan tujuannya (objectives).
3. Strategy (Strategi)
Tahap ini adalah cara perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan pada tahap sebelumnya. Perencanaan strategi akan menggunakan metode STOP (Segment, Target Market, Online Value Proposition (OVP), dan Positioning) serta pembentukan strategi SIT (Sequence or Stage, Integration dan Tools).
4. Tactics (Taktik)
Merupakan tahapan selanjutnya dari strategi digital marketing. Untuk mencapai tujuan yang hendak dicapai, biasanya seorang wirausaha menggunakan 7p marketing mix (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, dan Partnerships). Metode ini digunakan agar fokus kepada atribut atribut kunci dalam mencapai tujuan perusahaan.
5. Action (Aksi)
Pada tahap ini perusahaan menjalankan taktik dan strategi yang telah dirumuskan dalam tahap tahap sebelumnya. Aksi ini dilakukan dengan berupa rangkaian proses kerja terstruktur serta mencakup seluruh hal yang sudah dibahas pada tahapan taktik.
6. Control (Kontrol)
Tahapan terkahir ini merupakan tahapan untuk memeriksa atau mengevaluasi secara berkala apakah action sesuai tujuan perusahaan sudah berhasil atau belum maksimal.
Selain Tahapan SOSTAC, seorang wirausaha harus bisa mengidenditifikasi bisnis, target bisnis, kompetitor dan konsumen agar proses pemasaran digital dapat berjalan dengan lancar.
Kesimpulan
Era revolusi industri 4.0 mengubah semua kegiatan pelaku konsumen dan pembisnis dalam memasarkan produk atau jasanya. Saat ini muncul terobosan baru yaitu digital marketing yang digunakan untuk kegiatan promosi dan pemasaran produk atau jasa secara luas dan mendunia. Pemasaran digital dapat dikategorikan menjadi 5, yaitu SEO, SEM, Contect marketing, SMM, dan Email marketing. Selain iu, sebagai seorang wirausaha tentu kita harus mengetahui strategi yang digunakan dalam digital marketing agar usaha yang dijalankan berkembang pesat dan dikenal banyak orang. Adapun strategi yang digunakan yaitu dengan metode SOSTAC (Situation analysis, Objectives, Strategy, Tactics, Action, and Control).
Referensi
Team, Dewaweb. 2021. Digital Marketing: Panduan Lengkap bagi Pemula. Diakses pada 4 April 2021, dari https://www.google.co.id/amp/s/www.dewaweb.com/blog/digital-marketing-lengkap/amp/
El Samara. (2020, Juni 9). SOSTAC Sebagai Strategi Digital Marketing. Diakses pada 4 April 2021, dari https://elsamara.id/sostac-sebagai-strategi-digital-marketing/
Priharto, Sugi. (2019, Agustus 2). Pengertian Pemasaran, Fungsi, dan Jenis Pemasaran dalam Bisnis. Diakses pada 4 April 2021, dari https://cpssoft.com/blog/bisnis/pengertian-pemasaran-fungsi-dan-jenis-pemasaran-dalam-bisnis/
Youtube Channel Dedi Purwana – Digital Marketing #1 https://youtu.be/n9yB-KGt_2k

No comments:
Post a Comment